1. Microsoft Word for Windows sebagai generasi baru dari pengolah kata

Pengenalan Word
Microsoft Word adalah software pengolah kata (word processing) yang merupakan bagian dari Microsoft Office Suite (Microsoft Excel, Powerpoint, dll) dibuat oleh Microsoft Corporation (http://www.microsoft.com). Pada saat ini microsoft word paling banyak di gunakan oleh masyarakat pengguna komputer, karena penggunaan program yang cukup mudah, dan manfaatnya yang banyak.

Fungsi Microsoft Word
Fungsi utama dari Microsoft Word adalah sebagai software pengolah kata bagi user. Banyak sekali fitur pengolah kata dan pelengkap yang disertakan di dalam Microsoft Word. Pengguna tinggal melakukan operasi dengan menggunakan tools tersebut untuk membuat dokumen kata sesuai dengan keinginannya. Dan yang paling menarik adalah Microsoft Word mendukung sistem WYSWYG (What You See, What You Get). Jadi apa yang ada buat dengan pengaturan menggunakan Microsoft Word, seperti itulah nantinya yang akan Anda peroleh ketika dicetak.


2. Memulai Dengan Word

Membuka Microsoft Word
  1. Klik menu START
  2. Pilih All Apps
  3. Pilih Word 2016
  4. Maka jendela Microsoft Word akan terbuka.



3. Penjelasan Jendela Aplikasi word dan fungsi-fungsinya


  • Tombol Office: Pada tombol ini terdapat fungsi untuk membuka dokumen, menutup, hingga mencetak dokumen.
  • Quick Acces Toolbar: Berisi tool alat alat yang bisa diakses dengan cepat dan umum dipakai.
  • Customize quick access toolbar : Adalah rak alat alat untuk diakses lebih cepat yang bisa diatur isi alat alatnya.
  • Menu Bar: Berisi perintah alat alat umum yang sudah dikelompokan sesuai fungsinya. Disini banyak menu yang umum dipakai oleh kita. Misalnya Tab Home, Tab Insert, Tab layout
  • Pengatur jendela,
    • Minimize adalah tombol untuk meminimalkan jendela
    • Maximize adalah tombol untuk memaksimalkan jendela
    • Close adalah tombol untuk menutup jendela
  • Lambang tab: Adalah tanda posisi kita berada di tab mana.
  • Kotak dialog : adalah kumpulan perintah kotak dialog yang telah disimpan.
  • View Ruler: Adalah menu untuk mengatur tampilan dari Ruler.
  • Ruler: Adalah penggaris dari batas yang kertas yang tersedia baik horisontal maupun vertikal.
  • Roller adalah bagian fasilitas untuk menggulung halaman kerja secara horisontal dan vertikal
  • Status Bar : Adalah menu yang menampilkan status kita di lembar kerja, misalnya nomor halaman, jumlah kata, dan lain lain.
  • Halaman Kerja ms.Word: Adalah halaman kertas yang ingin kita tulis.
  • Mengatur Tampilan Halaman Kerja : Menu untuk mengatur tampilan seperti print layout, full screen reading, web layout, outline dan draft
  • Zoom in – out : Menu untuk melakukan perbesar tampilan atau mengecilkan.

4. Cara Mengetik Teks dan :Pengaturan Teks

  1. Blok atau sorot teks yang akan diubah formatnya
  2. Untuk mengatur format font lakukan melalui tombol toolbar yang ada di grup Font, seperti membuat huruf tebal, huruf miring, superscript, subscript, dan yang lainnya
  3. Untuk mengatur format alinea atau paragraf teks dapat dilakukan pada grup Paragraph. Anda bisa membuat rata kiri, rata kanan, rata tengah, jarak spasi antar baris teks, border, bullet dan numbering, dan masih banyak lagi.
  4.  Gambar: Grup toolbar font dan paragraph di Microsoft Word
  5. Misalkan anda ingin mengetik skripsi menggunakan jenis font times new roman atau mengetik surat resmi dengan font arial, maka anda dapat menggantinya langsung pada kotak tampilan nama font
  6.  Gambar: Mengganti jenis font menjadi arial di Microsoft Word
  7. Bila ingin mengatur format huruf / font lebih lanjut maka tekan saja tombol CTRL+D. Sebuah dialog Font akan muncul dan anda dapat mengaturnya lebih lanjut pada dialog tersebut, seperti membuat garis bawah ganda (double), menambahkan efek emboss, shadow, warna garis bawah, dan lain sebagainya
  8.  Gambar: Tampilan dialog Font di Microsoft Word
  9. Misalkan kita ingin membuat jarak spasi ketikan menjadi 2 baris, maka kita bisa mengaturnya langsung dengan cara klik pada tombol Line Spacing lalu pilih spasi yang akan kita gunakan.
  10.  Gambar: Mengganti spasi ketikan menjadi 2 spasi di Microsoft Word
  11. Untuk mengatur format paragraf atau alinea teks lebih lanjut dapat dilakukan melalui dialog Paragraph dengan cara menekan tombol ALT+H, PG. Pada dialog tersebut anda dapat mengatur banyak hal seperti jarak antar spasi, hanging, spasi paragraf, dan lain sebagainya.

 Gambar: Tampilan dialog Paragraph di Microsoft Word


Untuk mengakses format secara cepat anda bisa menggunakan berbagai keyboard shortcut yang telah tersedia di microsfot word seperti :
  • CTRL+B untuk membuat format teks menjadi tebal
  • CTRL+I untuk membuat format italic (miring)
  • CTRL+2 untuk membuat paragraf menjadi dua spasi
  • CTRL+J untuk membuat tulisan rata kiri-kanan
  • dan masih banyak lagi.

5. Cara Menyimpan Dokumen/File

  1. Buat dokumen
    Dalam tahap pembuatan, dokumen dapat disimpan terlebih dahulu, walaupun dokumen belum selesai dibuat. Ini dimaksud agar apa yang dibuat tidak hilang karena hal-hal yang tidak terprediksi, seperti: baterai laptop habis, komputer error, dan lain-lain.menyimpan dokumen saat proses membuat dokumen masih berlangsung
  2. Klik “File > Save As”
    Kemudian klik ribbon File lalu pilih Save As.Klik File pilih Save As
  3. Klik “Browse” untuk memilih lokasi penyimpanan manual
    Terdapat beberapa pilihan lokasi yang dapat anda gunakan, yaitu:
    a). OneDrive: penyimpanan online microsoft
    b). Other Web Locations: penyimpanan online lainnya
    c). This PC: pintasan untuk mengakses direktori komputer
    d). Add a Place: untuk menambah pilihan kustom
    e). Browse: memilih lokasi secara manual (disarankan)
    Disarankan untuk memilih “Browse” untuk pengguna pemula.
    Klik Browse untuk memilih lokasi penyimpanan manual
  4. Jendela Save As terbuka, lalu pilih direktori penyimpanan
    Pilih lokasi penyimpanan pada jendela Save As. Direktori awal yang ditampilkan adalah folder “Documents”, gunakan bilah navigasi bagian kiri untuk berpindah dan mempercepat akses direktori.
    Misalnya: pada ilustrasi akan disimpan pada Local Disk (E:).
    memilih direktori penyimpanan dokumen
  5. Buat Nama Dokumen lalu klik “Save”
    a) Isi kolom “File name:” dengan nama dokumen yang akan disimpan.
    b) “Save as type:” pilih jenis file “Word Document (*.docx)”.
    Anda juga dapat menyesuaikan jenis file yang akan disimpan untuk kebutuhan tertentu.
    * Word Document (*.docx): jika dicetak dengan Microsoft Office 2010, 2013, 2019 ke atas.
    * Word 97-2003 Document (*.doc): jika dicetak dengan Microsoft Office 2007 ke bawah.
    * PDF (*.pdf): format dokumen portabel, mendukung banyak sistem operasi dan menghindari kesalahan format saat dicetak.
    Membuat nama dokumen dan jenis file yang disimpan
  6. Dokumen baru telah tersimpan
    Sampai langkah ini, dokumen baru telah tersimpan dengan nama dan jenis file yang dipilih.
6. Cara Mencari Dokumen/File
Klik tombol Start untuk menuju ke layar Start, kemudian ketikkan nama berkas yang Anda maksud. Hasil pencarian akan ditampilkan di sebelah kanan layar. Klik berkas atau folder yang Anda inginkan untuk membukanya.
screenshot sistem operasi Windows 8

Tips untuk mencari berkas-berkas Anda

Jika Anda masih kesulitan mencari berkas yang Anda butuhkan, berikut ini adalah beberapa tips tambahan yang dapat Anda coba lakukan:
  • Coba ketikkan kata kunci pencarian yang berbeda. Jika Anda menggunakan opsi pencarian, coba gunakan kata yang berbeda dalam pencarian Anda. Misalnya jika Anda sedang mencari berkas dokumen Microsoft Word tertentu, maka cobalah mencari dengan kata yang berbeda dengan nama berkasnya.
  • Bukalah aplikasi terakhir yang digunakan untuk mengedit berkas tersebut. Jika Anda tahu aplikasi apa yang Anda pakai untuk mengelola berkas yang sedang Anda cari, maka buka aplikasi tersebut lalu pilih Filepanah kananRecent dari menu aplikasi. Kemungkinan berkas yang Anda cari ada dalam daftar berkas yang baru saja Anda edit.
    screenshot sistem operasi Windows 8
  • Segera pindahkan dan ganti nama berkas yang telah berhasil Anda temukan. Setelah Anda menemukan berkas yang Anda cari, Anda mungkin ingin memindahkannya ke folder lain yang lebih mudah Anda ingat di masa depan. Sebagai contoh, jika berkas adalah sebuah gambar maka Anda mungkin memindahkannya ke folder Foto. Anda juga dapat memberi nama kepada berkas tersebut dengan nama yang mudah Anda ingat.

7.  Cara Mencetak dokumen

  • Silahkan buka dokument microsoft word yang ingin di print
  • Kemudian masuk halaman print dengan cara tekan tombol CTRL+P atau tekan office button >> lalu pilih print
  • Maka akan terbuka jendela print, silahkan melakukan pengaturan sesuai yang diinginkan, terakhir klik tombol OK untuk memulai proses print.cara print di microsoft word
Keterangan Pengetauran Print:
  1. Printer name: silahkan pilih printer yang digunakan dan pastikan ada centang hijau artinya ready
  2. Page range: all artinya semua halaman, current page (halaman yang dipilih saja) dan Pages (memilih page mana yang akan di print).
  3. Copies: jumlah print out
  4. Properties: untuk mengatur kertas seperti custom size dan pengaturan lainnya (seperti pada tutorial diatas).
  5. Tombol OK: untuk memulai proses print out.

8. Cara Pembuatan Teks kolom

  1. Pilih orientasi kertas, pada Page Layout tab, Page Setup grup, klik Orientation. Pilih Portrait atau Landscape.
    Page Setup Group
  2. Pilih kumpulan teks seperti contoh berikut.Contoh Teks
  3. Pada Page Layout tab, Page Setup grup, klik Columns.
  4. Pilih Two untuk membuat dua kolom.Columns
  5. Pada contoh ini terdiri dari dua bagian:
    1. Judul (Lorem Ipsum) = satu kolom.
    2. Isi = dua kolom.
    Untuk gabungan ini, Microsoft Word akan otomatis membuat Section Break (Continuous).
  6. Pada kolom, teks akan mengalir sampai batas bawah halaman kemudian baru berpindah ke kolom selanjutnya.Portrait - 2 Kolom
  7. Jika Anda tidak menginginkan teks sampai batas bawah halaman maka dapat menggunakan Column Break.
    Contoh Column BreakCaranya:
    1. Letakkan kursor di depan teks yang akan dipindahkan.
    2. Pada Page Layout tab, Page Setup grup, klik Breaks.
    3. Pada bagian Page Breaks, pilih Column.
    4. Microsoft Word akan memindahkan teks ke kolom berikutnya.
9. Penyisipan dan penyuntingan informasi dari luar teks
  • Penyuntingan
Dalam proses pengetikan di lembar kerja Microsoft Word akan memu-ngkinkan terjadinya kesalahan dalam pengetikan, maka tombol-tomb- ol penyuntingan dibawah ini akan membantu user dalam memudahkan menyunting teks atau naskah yang sedang dikerjakan. Berikut merupa- kan beberapa contoh tombol shortcut maupun perintah- perintah untuk melakuakn penyuntingan.
a. Tombol penyuntingan pada keyboard
Backspace–>Untuk menghapus satu karakter di kiri titik sisip
Delete–>Untuk menghapus satu karakter di kanan titik sisip
Ctrl + Z–>Untuk menghapus teks yang baru di ketik
Ctrl + backspace–>Menghapus satu kata ke kiri
Ctrl + delete–>Menghapus satu kata ke kanan
b. Memindahkan Posisi Titik Sisip
←→–>Memindahkan kursor satu huruf ke kanan atau ke kiri
↑↓–>Memindahkan kursor ke bawah atau ke atas
Ctrl + ← –>Memindahkan kursor satu kata ke kiri
Ctrl + → –>Memindahkan kursor satu kata ke kanan
Ctrl + ↓ –>Memindahkan kursor satu baris ke bawah
Ctrl + ↑ –>Memindahkan kursor satu baris ke atas
Home –>Memindahkan kursor ke awal kalimat
End –>Memindahkan kursor ke akhir kalimat berbaris
PgDn –>Memindahkan kursor dengan jarak yang cukup jauh ke bawah
PgUp –>Memindahkan kursor dengan jarak yang cukup jauh ke atas
Ctrl + PgDn –>Memindahkan kursor ke halaman di bawahnya
Ctrl + PgUp –>Memindahkan kursor ke halaman di atasnya
Ctrl + End –>Memindahkan kursor ke paling akhir halaman
Untuk memindahkan titik sisip, arahkan dan klik penunjuk mouse yang menyerupai huruf I pada posisi yang diinginkan. Selain menggunakan mouse, dapat juga memindahkan titik sisip dengan menggunakan key- board.
  • Penyisipan
Penyisipan teks merupakan fitur dengan konsep lama yang semakin penting sehingga perintah penyisipan ini kemudian dimasukkan dalam menu insert > text. Beberapa sisipan text yang dapat ditambahkan dalam dokumen adalah dokumen parts, word art, dan teks-teks lainnya.
Misalkan, menyisipkan gambar pada dokumen. Maka langkah-langkah untuk menyisipkan gamabar adalah sebagai berikut:
1. Pertama-tama letakkan kursor di tempat dimana gamabar akan disisipkan.
2. Pada menu Microsoft word yang ada dibagian atas, pilih tab “insert”
3. Klik picture
4. Lalu pilih gambar yang akan disisipkan
5. Klik insert


10. Cara membuat Footnote, Endnote

  1. Klik pada bagian yang ingin disisipkan tanda footnote/endnote.
  2. Pada References tab, Footnotes group, klik Insert Footnote (untuk membuat catatan kaki) atau Insert Endnote (untuk membuat catatan akhir).
    Footnotes Group
  3. Sekarang kursor akan berpindah pada bagian untuk mengetik isi footnote/endnote.
    Catatan: Secara default, MS Word akan menempatkan isi Footnote di akhir halaman sedangkan isi Endnote di akhir dokumen.
  4. Untuk merubah format footnote/endnote, klik tanda Dialog Box Launcher (Dialog Box Launcher) pada Footnotes.
    Footnote and Endnote Dialog Box
  5. Pada kotak dialog Footnote and Endnote, bagian Format, pilih format angka yang diinginkan. Bila ingin menggunakan simbol, klik tombol Symbol.
  6. Klik Apply untuk mengganti format.
  7. Selanjutnya di samping angka atau simbol, ketik isi footnote/endnote.
  8. Untuk menambah footnote/endnote lain dengan nomor berurutan, klik pada bagian dokumen yang akan diberi tanda footnote/endnote dan tekan:
    • CTRL+ALT+F untuk footnote.
    • CTRL+ALT+D untuk endnote.

11. Cara membuat Header atau Footer

  1. Klik ganda di mana saja pada margin atas atau bawah dokumen Anda. Dalam contoh kita, kita akan double-klik margin atas.
  2. Mengklik dua kali pada header
  3. Header atau footer akan terbuka, dan tab Desain akan muncul di sisi kanan Ribbon. Titik penyisipan akan muncul di header atau footer.
    Terbuka Header
  4. Ketik informasi yang diinginkan ke dalam header atau footer. Dalam contoh kita, kita akan ketik nama penulis dan tanggal.
    Mengetik teks di dalam header
  5. Setelah selesai, klik Close Header and Footer. Anda juga dapat menekan tombol Esc.
    Mengklik Close Header and Footer
  6. Header atau footer teks akan muncul.
    Header selesai

Menyisipkan header atau footer:

Kata memiliki berbagai header dan footers yang dapat digunakan untuk meningkatkan desain dan tata letak dokumen Anda. Dalam contoh kita, kita akan menambahkan sebuah header preset ke dokumen kita.
  1. Pilih tab Insert, kemudian klik perintah Header atau Footer. Dalam contoh kita, kita akan klik perintah header.
    Klik perintah header
  2. Pada menu yang muncul, pilih header atau footer yang disediakan.
    Pilih header yang telah ditetapkan
  3. Header atau footer akan muncul. Banyak headers dan footers berisi penampung teks yang disebut Content Control Field. Bidang ini baik untuk menambahkan informasi seperti judul dokumen, nama penulis, tanggal, dan nomor halaman.
    Content Control Fields
  4. Untuk mengedit Content Control Field, klik dan ketik informasi yang diinginkan.
    Editing Content Contol Field
  5. Setelah selesai, klik Close Header and Footer. Anda juga dapat menekan tombol Esc.
    Menutup Header dan Footer

ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN

A. PENGERTIAN ILMU PENGETAHUAN

Ilmu pengetahuan yang dalam bahasa Inggris disebut science merupakan pengetahuan yang tersusun dengan sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran, pengetahuan mana selalu dapat diperiksa dan ditelaah dengan kritis oleh setiap orang lain yang ingin mengetahuinya. Definisi dari Ilmu pengetahuan juga merupakan usaha-usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia[1]. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.[2]

Ilmu bukan sekadar pengetahuan  (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berpikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari epistemologi, dengan kata lain ilmu terbentuk dari 3 cabang filsafat yakni ontologi, epistemologi dan aksiologi, jika ketiga cabang itu terpenuhi berarti sah dan diakui sebagai sebuah ilmu.
 
B. PENGERTIAN TEKNOLOGI

Teknologi adalah ilmu pengetahuan yang diterapkan ke dalam seni industri serta oleh karenanya mencakup alat-alat yang memungkinkan terlaksananya efisiensi tenaga kerja menurut keragaman kemampuan. Teknologi juga dapat di manfaatkan untuk mempermudah kegiatan manusia menjalani aktivitas nya dalam sehari hari.

C. PENGERTIAN KEMISKINAN
Kemiskinan adalah suatu standar tingkat hidup yang rendah. Kemiskinan juga berarti dalam arti sandang, papan, pangan. Dimana diantara 3 itu masih dalam keadaan kurang mampu atau pas-pasan  untuk melengkapi satu sama lain.

D. SISTEM EKONOMI, PRODUKSI, & KONSUMSI

•Sistem ekonomi adalah keseluruhan tata cara untuk mengoordinasikan perilaku masyarakat (para produsen, konsumen, pemerintah, bank, dan sebagainya) dalam menjalankan kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, investasi, dan sebagainya) sehingga terbentuk satu kesatuan yang teratur dan dinamis sehingga kekacauan dalam bidang ekonomi dapat dihindari.
•Produksi adalah  kegiatan untuk menghasilkan barang dan jasa sesuai dengan kegunaannya.
•Konsumsi adalah tindakan mengurangi atau menghabiskan kegunaan barang.
Dalam hal ini ekonomi, produksi dan konsumsi saling berkaitan satu sama lain.
 
E. KEMAKMURAN DAN KEMISKINAN

•Kemakmuran adalah ukuran seseorang yang diukur dengan jumlah serta nilai bahan-bahan dan barang-barang yang dimiliki atau yang dikuasai untuk memelihara dan menikmati hidupnya. Kemakmuran adalah dimana setiap orang yang bekerja sungguh-sungguh dengan menggunakan kemampuan yang ada padanya, terjamin akan rumah, sandang dan papannya yang layak buat dia dan keluarganya.

•Kemiskinan adalah  suatu standar tingkat hidup yang rendah, yaitu adanya suatu tingkat kekurangan materi pada sejumlah orang dibandingkan dengan standar kehidupan yang umum berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan.
Tolok ukur kemiskinan ada 2yaitu tingkat pendapatan dan kebutuhan relatif. Kemiskinan menurut pendapat umum dikategorikan menjadi:
1. Kemiskinan yang disebabkan aspek badaniah/mental seseorang.
2. Kemiskinan yang disebabkan oleh bencana alam.
3. Kemiskinan buatan.

Kemiskinan sangat mempengaruhi dalam kemakmuran masyarakat, dimana belum dikatakan makmur jika masyarakat masih dalam kekurangan banyak materi. Seperti pendidikan, makanan sehari hari, pekerjaan dan lain lain. Oleh karena itu pemerintah diharuskan mengkaji daerah daerah yang tergolong masih banyak warga yg kurang mampu untuk meningkatkan kemakmuran bangsa.

F. TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN

Dalam hal kemiskinan struktural, ternyata adalah buatan manusia terhadap manusia lainnya yang timbul dari akibat dan dari struktur politik, ekonomi, teknologi dan sosial buatan manusia pula. Perubahan teknologi yang cepat mengakibatkan kemiskinan, karena mengakibatkan terjadinya perubahan sosial yang fundamental. Sebab kemiskinan diantaranya disebabkan oleh struktur ekonomi, dalam hal ini pola relasi antara manusia dengan sumber kemakmuran, hasil produksi dan mekanisme pasar. Semuanya merupakan sub sistem atau sub struktur dari sistem kemasyarakatan. Termasuk di dalamnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Dilain sisi teknologi juga dapat mengurangi kemiskinan dengan adanya teknologi baru makan otomatis adanya lowongan pekerjaan baru dan semacamnya.
AGAMA DAN MASYARAKAT

 A. PENGERTIAN AGAMA
 adalah sebuah koleksi terorganisir dari kepercayaan, sistem budaya, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan/perintah dari kehidupan. Definisi tentang agama di sini sedapat mungkin sederhana dan meliputi. Definisi ini diharapkan tidak terlalu sempit maupun terlalu longgar, tetapi dapat dikenakan kepada agama-agama yang selama ini dikenal melalui penyebutan nama-nama agama itu. Agama merupakan suatu lembaga atau institusi yang mengatur kehidupan rohani manusia. Untuk itu terhadap apa yang dikenal sebagai agama-agama itu perlu dicari titik persamaannya dan titik perbedaannya.

B. FUNGSI AGAMA
Agama sangat penting bagi manusia untuk menjalani kehidupan yang lebih manusiawi dalam kehidupan sehari hari. Tidak ada agama yg mengajarkan keburukan, semua agama pastinya selalu mengajarkan kebaikan dan ketaatan.
Agama memiliki fungsi sebagai berikut;
•Sumber pedoman hidup bagi individu maupun kelompok
•Mengatur tata cara hubungan manusia dengan Tuhan, makhlukh hidup, dan serta hubungan manusia dengan manusia.
•Merupakan tuntunan tentang prinsip benar atau salah
•Pedoman mengungkapkan rasa kebersamaan
•Pedoman perasaan keyakinan
•Pedoman dalam membentuk nilai-nilai kehidupan
•Pengungkapan estetika (keindahan)
•Pedoman rekreasi dan hiburan
•Memberikan identitas kepada manusia sebagai umat dari suatu agama

C. PELEMBAGAAN AGAMA

Pelembagaan agama adalah suatu tempat atau lembaga untuk membimbing, membina dan mengayomi suatu kaum yang menganut agama.Agama begitu univeersal , permanan (langgeng) , dan mengatur dalam kehidupan sehingga bila tidak memahami agama , akan sukar memahami masyarakat. Hal yang perlu dijawab dalam memahami lembaga agama adalah , apa dan mengapa agama ada , unsur-unsur dan bentuknya serta fungsi dan struktur agama. Contohnya adalah MUI. MUI berdiri sebagai hasil dari pertemuan atau musyawarah para ulama, cendekiawan dan zu’ama yang datang dari berbagai penjuru tanah air, antara lain meliputi dua puluh enam orang ulama yang mewakili 26 Provinsi di Indonesia pada masa itu, 10 orang ulama yang merupakan unsur dari ormas-ormas Islam tingkat pusat, yaitu, NU, Muhammadiyah , Syarikat Islam , Perti. Al Washliyah, Math’laul Anwar , GUPPI , PTDI , DMI dan Al Ittihadiyyah , 4 orang ulama dari Dinas Rohani Islam, Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut dan POLRI serta 13 orang tokoh/cendekiawan yang merupakan tokoh perorangan. Dari musyawarah tersebut, dihasilkan adalah sebuah kesepakatan untuk membentuk wadah tempat bermusyawarahnya para ulama. zuama dan cendekiawan muslim, yang tertuang dalam sebuah “Piagam Berdirinya MUI,” yang ditandatangani oleh seluruh peserta musyawarah yang kemudian disebut Musyawarah Nasional Ulama I.

D. KONFLIK AGAMA DALAM MASYARAKAT

Konflik agama adalah suatu pertikaian antar agama baik antar sesama agama itu sendiri, maupun antar agama satu dengan agama lainnya
Contoh konflik :
Tahun 1996, 5 gereja dibakar oleh 10,000 massa di Situbondo karena adanya konflik yang disebabkan oleh kesalahpahaman.
Adanya bentrok di kampus Sekolah Tinggi Theologi Injil Arastamar (SETIA) dengan masyarakat setempat hanya karena kesalahpahaman akibat kecurigaan masyarakat setempat terhadap salah seorang mahasiswa SETIA yang dituduh mencuri, dan ketika telah diusut Polisi tidak ditemukan bukti apapun. Ditambah lagi adanya preman provokator yang melempari masjid dan masuk ke asrama putri kampus tersebut. Dan bisa ditebak, akhirnya meluas ke arah agama, ujung-ujungnya pemaksaan penutupan kampus tersebut oleh masyarakat sekitar secara anarkis.
Perbedaan pendapat antar kelompok – kelompok Islam seperti FPI (Front Pembela Islam) dan Muhammadiyah.

Pertentangan Sosial Integrasi Masyarakat


1.   Prasangka, Diskriminasi & Enthnosentrisme
1.1 Pengertian Prasangka
Prasangka berarti membuat keputusan sebelum mengetahui fakta yang relevan mengenai objek tersebut. Awalnya istilah ini merujuk pada penilaian berdasar ras seseorang sebelum memiliki informasi yang relevan yang bisa dijadikan dasar penilaian tersebut. Selanjutnya prasangka juga diterapkan pada bidang lain selain ras. Pengertiannya sekarang menjadi sikap yang tidak masuk akal yang tidak terpengaruh oleh alasan rasional
John E. Farley mengklasifikasikan prasangka ke dalam tiga kategori.
·         Prasangka kognitif, merujuk pada apa yang dianggap benar.
·         Prasangka afektif, merujuk pada apa yang disukai dan tidak disukai.
·         Prasangka konatif, merujuk pada bagaimana kecenderungan seseorang dalam bertindak.

1.2 Pengertian Diskriminasi
Diskriminasi yaitu sesuatu yang merujuk kepada pelayanan yang tidak adil terhadap individu tertentu, di mana layanan ini dibuat berdasarkan karakteristik yang diwakili oleh individu tersebut. Diskriminasi merupakan suatu kejadian yang biasa dijumpai dalam kehidupan Masyarakat, ini disebabkan karena kecenderungan sikap manusia yang lebih suka membeda-bedakan yang lain. Ketika seseorang diperlakukan secara tidak adil karena karakteristik sukuantargolongankelaminrasagama dan kepercayaan, aliran politik, kondisi fisik atau karateristik lain yang diduga merupakan dasar dari tindakan diskriminasi.

Diskriminasi terbagi menjadi beberapa bagian:
Diskriminasi langsung, terjadi saat hukum, peraturan atau kebijakan jelas-jelas menyebutkan karakteristik tertentu, seperti jenis kelamin, ras, dan sebagainya, dan menghambat adanya peluang yang sama.
Diskriminasi tidak langsung, terjadi saat peraturan yang bersifat netral menjadi diskriminatif saat diterapkan di lapangan.

1.3 Sebab-Sebab Terjadinya Prasangka Dan Diskriminasi
Ada beberapa hal yang menyebabkan timbulnya prasangka:
·         Orang berprasangka dalam rangka mencari kambing hitam (scape — goastism).
·         Orang berprasangka karena memang is sudah dipersiapkan di dalam lingkungannya atau kelompoknya untuk berprasangka.
·         Prasangka timbul karena adanya perbedaan, dimana perbedaan ini menimbulkan perasaan superior. Perbedaan disini bisa meliputi:
a. Perbedaan fisik / biologis, ras.
b. Perbedaan lingkungan / geografis.
c. Perbedaan status sosial.
d. Perbedaan kepercayaan/agama.
e. Perbedaan kekayaan.
f. Perbedaan norma-norma sosial.

·         Prasangka timbul karena adanya anggapan yang sudah menjadi pendapat umum atau kebiasaan di dalam lingkungan tertentu (misalnya ibu tiri, janda, dan lain-lain).
·         Prasangka timbul karena kesan yang menyakitkan atau pengalaman yang tidak menyenangkan (A. Ahmadi, 2002 : 210 — 211). Beberapa pendapat tentang prasangka yaitu (dalam Brown, 2005: 8-9):


1.4 Cara Mengurangi Prasangka Sosial
Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi dan mencegah timbulnya prasangka, yaitu:
·         Melalukan kontak langsung
·         Mengajarkan pada anak untuk tidak membenci
·         Mengoptimalkan peran orang tua, guru, individu dewasa yang dianggap penting oleh anak dan media massa untuk membentuk sikap menyukai atau idak menyukai melalui contoh perilaku yang ditunjukkan (reinforcement positive).
·         Menyadarkan individu untuk belajar membuat perbedaan tentang individu lain, yaitu belajar mengenal dan memahami individu lain berdasarkankarakteristiknya yang unik, tidak hanya berdasarkan keanggotaan individu tersebut dalam kelompok tertentu. Menurut Worchel dan kawan-kawan (2000), upaya tersebut akan lebih efektif jika dibarengi dengan kebijakan pemerintah melalui penerapan hukum yang menjunjung tinggi adanya persamaan hak dan pemberian sanksi pada tindakan diskriminasi baik berdasarkan ras, suku, agama, jenis kelamin, usia, dan faktor-faktor lainnya.

Alasan-alasan yang mendasari hukum dapat mengurangi prasangka adalah:
·         Hukum membuat diskriminasi menjadi perbuatan ilegal, sehingga akan mengurangi tindakan yang memojokkan pada kehidupan anggota-anggota minoritas.
·         Hukum membantu untuk menetapkan atau memantapkan norma-norma dalam masyarakat, yaitu hukum berperan dalam mendefinisikan jenis-jenis perilaku yang dapat diterima atau tidak dapat diterima dalam masyarakat.
·         Hukum mendorong konformitas terhadap perilaku yang non diskriminatif, yang mungkin pada akhirnya akan menghasilkan internalisasi sikap tidak berprasangka melalui proses persepsi diri atau pengurangan disonansi


1. 5 Pengertian Enthnosentrisme
      Etnosentrisme adalah suatu presepsi yang dimiliki kebudayaan yang mereka miliki tiap individu yang menganggap bahwa kebudayaan yang mereka miliki lebih baik dari budaya lainnya atau dapat dikatakan etnosentrisme itu adalah fanatisme suku bangsa.
Pengertian etnosentrisme yang lain yaitu etnosentrisme adalah penilaian terhadap kebudayaan lain diatas dasar niai dan standar budayanya orang etnosentrisme menilai kelomok ain relatif pada kelompok dan kebudayaannya khususnya jika berkaitan dengan bahasa, perilaku, kebiasaan dan agama etnosentrisme ini mungkin terkadang tampak maupun tidak tampak meskipun ini dianggap sebagai kecendurangan alamiah.

2.   Pertentangan Sosial & Ketegangan dalam Masyarakat
2.1 Tahapan Terjadinya Konflik
Terdapat lima tahapan proses terjadinya konflik, yaitu:

1. Prakonflik
Ini merupakan periode dimana terdapat suatu ketidak sesuaian sasaran diantara dua belah pihak atau lebih, sehingga timbullah sebuah konflik. Konflik tersembunyi dari pandangan umum, meskipun satu pihak atau lebih mengetahui potensi terjadinya konfrontasi. Mungkin terdapat ketegangan hubungan diantara beberapa pihak atau keinginan untuk menghindari kontak satu sama lain pada tahap ini.
2. Konfrotasi
Pada tahap ini konflik terjadi semakin terbuka. Jika hanya satu pihak yang merasa ada masalah. Mungkin para pendukungnya mulai melakukan aksi demonstrasi atau perilaku konfrontatif. Pertikaian atau kekerasan pada tingkat rendah lainnya terjadi diantara kedua belah pihak. Masing–masing pihak mungkin mengumpulkan sumber daya dan kekuatan dan mencari sekutu dengan harapan dapat meningkatkan konfrontasi dan kekerasan. Hubungan diantara kedua belah pihak menjadi sangat tegang, mengarah pada polarisasi antara para pendukung di masing-masing pihak.

3. Krisis
Ini merupakan puncak konflik, ketika ketegangan dan kekerasan terjadi paling hebat. Dalam konflik skala besar, ini merupakan periode perang, ketika kedua belah pihak jatuh korban dan saling membunuh. Komunikasi normal diantara kedua belah pihak kemungkinan terputus. Pernyataan–pernyataan umum cenderung menuduh dan menentang pihak-pihak lainnya.

4. Akibat
Suatu konflik pasti akan meninggalkan akibat. Satu pihak mungkin menaklukkan pihak lain atau mungkin melakukan gencatan senjata. Satu pihak mungkin menyerah dengan sendirinya, atau menyerah atas desakan pihak lain. Kedua belah pihak mungkin setuju untuk bernegosiasi dengan atau tanpa perantara. Suatu pihak yang mempunyai otoritas atau pihak ketiga yang mungkin lebih berkuasa memaksa dua belah pihak untuk menghentikan pertikaian. Apapun keadaannya, tingkat ketegangan, konfrontasi dan kekerasan pada tahap ini agak menurun, dengan kemungkinan adanya penyelesaian.

5. Pasca konflik
Situasi diselesaikan dengan cara mengakhiri berbagai macam konfrontasi kekerasan, ketegangan berkurang dan hubungan mengarah pada situasi normal diantara kedua belah pihak. Namun isu-isu dan masalah–masalah yang timbul karena sasaran mereka yang saling bertentangan tidak diatasi dengan baik, tahap ini sering kembali lagi menjadi situasi prakonflik.

2.2 Penyebab Konflik Sosial di Masyarakat
Ada satu atau lebih pemicu dalam masyarakat tersebut yang menyebabkan antar individu atau kelompok bisa terlibat perselisihan dan konflik. 
penyebab konflik sosialSalah satu contoh konflik sosial di masyarakat yang disebabkan oleh beberapa faktor. (Sumber: sindonews.com)
Berikut ini adalah faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya konflik dalam masyarakat:
  • Perbedaan Antarindividu
  • Perbedaan Antarkebudayaan:
  • Perbedaan Kepentingan:
  • Perbedaan Etnis:
  • Perbedaan Ras:
  • Perbedaan Agama:

2.3 Memecahkan Suatu Konflik Sosial
·         Eliminasi, yaitu pengunduran diri salah satu pihak yang terlibat di dalam konflik, yang diungkapkan dengan ucapan antara lain: kami mengalah, kami keluar, dan sebagainya.
  • Subjugasi atau dominasi, yaitu orang atau pihak yang mempunyai kekuatan terbesar untuk dapat memaksa orang atau pihak lain menaatinya. Sudah barang tentu cara ini bukan suatu cara pemecahan yang memuaskan bagi pihak-pihak yang terlibat.Contohnya adalah
  • Aturan mayoritas, yaitu suara terbanyak yang ditentukan melalui voting untuk mengambil keputusan tanpa mempertimbangkan argumentasi.
  • Persetujuan minoritas, yaitu kemenangan kelompok mayoritas yang diterima dengan senang hati oleh kelompok minoritas. Kelompok minoritas sama sekali tidak merasa dikalahkan dan sepakat untuk melakukan kerja sama dengan kelompok mayoritas.
  • Kompromi, yaitu jalan tengah yang dicapai oleh pihak-pihak yang terlibat di dalam konflik.
  • Integrasi, yaitu mendiskusikan, menelaah, dan mempertimbangkan kembali pendapat-pendapat sampai diperoleh suatu keputusan yang memaksa semua pihak.
·         Ajudikasi, yaitu penyelesaian perkara atau sengketa di pengadilan.
·         Jalan buntu, yaitu; keadaan ketika kedua belah pihak yang bertentangan memiliki kekuatan yang seimbang, lalu berhenti pada suatu titik tidak saling menyerang. Keadaan ini terjadi karena kedua belah pihak tidak mungkin lagi untuk maju atau mundur.
·         Konsiliasi, yaitu usaha untuk mempertemukan keinginan pihak-pihak yang berselisih sehingga tercapai persetujuan bersama.
·         Abitrasi, yaitu suatu perselisihan yang langsung dihentikan oleh pihak ketiga yang memberikan keputusan dan diterima serta ditaati oleh kedua belah pihak. Kejadian seperti ini terlihat setiap hari dan berulangkali di mana saja dalam masyarakat, bersifat spontan dan informal. Jika pihak ketiga tidak bisa dipilih maka pemerintah biasanya menunjuk pengadilan.
·         Mediasi, yaitu penghentian pertikaian oleh pihak ketiga tetapi tidak diberikan keputusan yang mengikat.

3.   Integrasi Nasional

Pengertian Integrasi Nasional
Integrasi nasional adalah usaha dan proses mempersatukan perbedaan perbedaan yang ada pada suatu negara sehingga terciptanya keserasian dan keselarasan secara nasional.

Sedangkan faktor-faktor penghambat integrasi nasional antara lain:
  • Masyarakat Indonesia yang heterogen dengan masing-masing kebudayaan daerahnya, bahasa daerah, agama yang dianut, ras dan sebagainya.
  • Luas wilayah negara yang terdiri dari ribuan kepulauan dan dikelilingi lautan.
  • Masih besarnya ketimpangan dan ketidakmerataan pembangunan dan hasil-hasil pembangunan menimbulkan berbagai rasa tidak puas dan keputusasaan di masalah SARA, gerakan separatisme dan kedaerahan, demonstrasi dan unjuk rasa.
  • Pada beberapa suku bangsa, masih menomorsatukan kelebihan budayanya dibanding budaya suku bangsa lain. Hal ini yang disebut dengan paham “etnosentrisme”.

4.   Golongan-golongan yang Berbeda & Integrasi Sosial
Masyarakat Indonesia digolongkan sebagai masyarakat majemuk yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan golongan sosial yang dipersatukan oleh kesatuan nasional yang berwujudkan Negara Indonesia. Masyarakat majemuk dipersatukan oleh sistem nasional yang mengintegrasikannya melalui jaringan-jaringan pemerintahan, politik, ekonomi, dan sosial. Aspek-aspek dari kemasyarakatan tersebut, yaitu Suku Bangsa dan Kebudayaan, Agama, Bahasa, Nasional Indonesia.
Masalah besar yang dihadapi Indonesia setelah merdeka adalah integrasi diantara masyarakat yang majemuk. Integrasi bukan peleburan, tetapi keserasian persatuan. Masyarakat majemuk tetap berada pada kemajemukkannya, mereka dapat hidup serasi berdampingan (Bhineka Tunggal Ika), berbeda-beda tetapi merupakan kesatuan. Adapun hal-hal yang dapat menjadi penghambat dalam integrasi:
·         Tuntutan penguasaan atas wilayah-wilayah yang dianggap sebagai miliknya
·         Isu asli tidak asli, berkaitan dengan perbedaan kehidupan ekonomi antar warga negara Indonesia asli dengan keturunan (Tionghoa,arab)
·         Agama, sentimen agama dapat digerakkan untuk mempertajam perbedaan kesukuan
·         Prasangka yang merupakan sikap permusuhan terhadap seseorang anggota golongan tertentu

Integrasi Sosial adalah merupakan proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat menjadi satu kesatuan. Unsur yang berbeda tersebut meliputi perbedaan kedudukan sosial,ras, etnik, agama, bahasa, nilai, dan norma.